Pencabulan Anak Sebagai Penyimpangan Sosial

(Studi Kasus di Kota Tanjungpinang)

Authors

  • Laila Purnama Hilham Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Raja Haji
  • Rindhi Yani Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Raja Haji
  • Aulia Aulia Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Raja Haji
  • Dimas Agustio Alghifari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Raja Haji
  • Muhammad Abror Atmaja Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Raja Haji

DOI:

https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i4.6180

Keywords:

Child Molestation, Sexual Violence, Social Control, Social Deviance, Tanjungpinang

Abstract

This journal examines the criminal act of child abuse as a form of social deviance in Tanjungpinang City, Riau Islands Province. The research uses a qualitative case study approach with data sources in the form of legal documents, media reports, and statistics on violence against children for the 2022–2025 period. The analysis is based on three sociological theories, namely Labeling Theory (Howard Becker), Social Control Theory (Travis Hirschi), and Anomie Theory (Robert Merton). The results of the study show that child abuse in Tanjungpinang is triggered by weakening family ties, exposure to pornographic content through technology, and socio-economic disparities. The impact experienced by victims is long-term, including physical and psychological trauma, feelings of betrayal, sexual trauma, helplessness, and social stigmatization. The study concluded that child abuse is not only a violation of the law, but also a complex social phenomenon. Therefore, a multi-stakeholder response is needed, including firm law enforcement, psychosocial support for victims, strengthening family roles, and increasing digital literacy to prevent exposure to risky content. These findings are expected to form the basis for more comprehensive and sustainable child protection policies at the local and national levels.

References

Ash-Shiddiqi, H., Sinaga, R. W., & Audina, N. C. (2025). Kajian teoritis: Analisis data kualitatif. Edukatif, 3(2), 333–343.

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 1–9.

Detik.com. (2024). Cabuli bocah 8 tahun, pria paruh baya di Tanjungpinang ditangkap polisi. https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-7715934/cabuli-bocah-8-tahun-pria-paruh-baya-di-tanjungpinang-ditangkap-polisi

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Hisyam, C. J., Rodja, Z., Salsabila, N., Aisyah, K. P., Aldrian, N., & Augea, S. M. (2023). Kekerasan badan dan nyawa: Analisis kasus pembegalan berdasarkan teori anomie Durkheim. Kampus Akademik Publisin, 1(2), 127–131.

Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Penerapan metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469.

Konoras, I. K. (2023). Tinjauan kriminologi terhadap kebijakan perlindungan dan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Sulawesi Utara. SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies, 3(2), 72–87.

Lahilote, M. F., & Priyana, P. (2023). Analisis teori anomie terhadap judi online dan penegakan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jurnal Ilmu Wanua Pakuan.

Mediahub Polri. (2026). Tega setubuhi anak kandungnya sendiri, pria di Kepri dibekuk. Kepolisian Negara Republik Indonesia. https://mediahub.polri.go.id/in/polda/riau/image/detail/435058-tega-setubuhi-anak-kandungnya-sendiri-pria-di-kepri-dibekuk

Open Data Tanjungpinang. (2022). Data kekerasan terhadap anak dan perempuan tahun 2022. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat. https://opendata.tanjungpinangkota.go.id/dataset/data-kekerasan-terhadap-anak-dan-perempuan-tahun-2022

Open Data Tanjungpinang. (2023). Jumlah kekerasan terhadap anak tahun 2023. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat. https://opendata.tanjungpinangkota.go.id/dataset/jumlah-kekerasan-terhadap-anak-di-kota-tanjungpinang-tahun-2023

Open Data Tanjungpinang. (2024). Jumlah kekerasan terhadap anak tahun 2024. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat. https://opendata.tanjungpinangkota.go.id/dataset/jumlah-kekerasan-terhadap-anak-tahun-2024

Open Data Tanjungpinang. (2025). Jumlah kekerasan terhadap anak tahun 2025. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat. https://opendata.tanjungpinangkota.go.id/dataset/jumlah-kekerasan-terhadap-anak-tahun-2025

Putri, M. N. A., & Ginting, R. (2025). Tinjauan kriminologi terhadap relaps tindak pidana perkosaan oleh anak di BAPAS Surakarta. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 2(3), 278–293.

Sopyandi, & Jarwo. (2023). Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan dan pencegahannya. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 15, 19–25.

Widiyani, H., Sinaga, M. C. B., Gorat, C. V., Laia, S., & Apriyani, L. (2023). Tinjauan kriminologi terhadap tindak pidana pencabulan anak di Kota Tanjungpinang. Innovative: Journal of Social Science Research, 3, 2851–2860.

Wirawan, K. H., Landrawan, I. W., & Ardhya, S. N. (2022). Tinjauan kriminologi tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Buleleng. Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 86–96.

Zahrah, F., & Taun. (2023). Kajian hukum pelaksanaan penegakan hukum dengan pendekatan restorative justice dalam penyelesaian kasus tindak pidana pencabulan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(6), 551–560.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Laila Purnama Hilham, Rindhi Yani, Aulia Aulia, Dimas Agustio Alghifari, & Muhammad Abror Atmaja. (2026). Pencabulan Anak Sebagai Penyimpangan Sosial: (Studi Kasus di Kota Tanjungpinang). Student Scientific Creativity Journal, 4(4), 72–82. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i4.6180

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.