Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada dalam Upaya Pelestarian Uwi Reba Melalui Pembentukan Kebijakan

Authors

  • Ursula Martini Bate Universitas Nusa Cendana
  • Norani Asnawi Universitas Nusa Cendana
  • Vergilius Septyanto Lamabelawa Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i5.6274

Keywords:

Local Government Role, Uwi Reba, Preservation Efforts, Policy Formation

Abstract

Globalization and the rapid development of science and technology have increasingly challenged the sustainability of local cultures. One cultural element facing such challenges is Uwi Reba, the main symbol of the Reba traditional ritual practiced by the Ngada community in East Nusa Tenggara, Indonesia. Although the ritual continues to be performed annually, the existence of Uwi Reba has gradually weakened due to declining awareness among younger generations, reduced community concern, and the limited role of local government in establishing cultural preservation policies. This study aims to analyze the role of the Ngada Regency Government in preserving Uwi Reba through policy formulation and to identify factors influencing such efforts. The research employed an empirical juridical method with a qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and document studies conducted in Bajawa District, Ngada Regency, and analyzed using descriptive qualitative techniques. The findings indicate that the Ngada Regency Government possesses the legal authority and legitimacy to preserve Uwi Reba within the framework of regional autonomy, cultural advancement, and administrative discretion based on living law values. From a socio-cultural perspective, preservation efforts have been supported through tourism development and local food promotion; however, these initiatives have not yet been accompanied by comprehensive and operational policies. Supporting factors include a strong legal foundation and support from customary communities, while constraints involve limited budget allocation, climate change, land conversion, declining youth participation, and weak inter-agency coordination. The study concludes that the local government's role in preserving Uwi Reba has not been fully effective due to the absence of integrated and sustainable policy measures.

References

Azhar, M. A. (2022). Dinamika urusan konkuren antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam sistem desentralisasi. Lex Renaissance, 7(3). https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss3.art14

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngada. (2024). Jumlah penduduk (jiwa) Kabupaten Ngada tahun 2024. https://ngadakab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzEjMg==/jumlah-penduduk.html

Baghi, F. (2023). Hermeneutiks tradisi Ngada: Mitos, logos, anthropos. Ledalero.

Dou, J. S. (2023). Di atas bumi seperti di dalam langit: Mempertimbangkan astronomi budaya Reba Ngada. Ledalero.

Hadi, S. (2017). Hukum positif serta the living law. Jurnal Ilmu Hukum, 13(26). https://core.ac.uk/download/pdf/229331819.pdf

Hidayah, N. (2018). Upaya perpustakaan dalam melestarikan khazanah budaya lokal (Studi kasus Perpustakaan “Hamka” SD Muhammadiyah Condongcatur). Bibliotika: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 2(1). http://journal2.um.ac.id/index.php/bibliotika

Loparawi, M. N., Daga, L. L., Nafie, J. A., & Ara, R. K. (2022). Aktivitas komunikasi pada upacara ritual adat Reba. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 2(2), 199–209. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v2i2

Marzuqi, A. M. (2018, February 18). Menghormati ubi sebagai makanan kehidupan. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/weekend/145720/menghormati-ubi-sebagai-makanan-kehidupan

Mochtar, Z. A., & Hiariej, E. O. (2021). Dasar-dasar ilmu hukum: Memahami kaidah, teori, asas, dan filsafat hukum. Red & White Publishing.

Monteiro, J. M. (2024a). Hukum dan kebijakan publik. Setara Press.

Monteiro, J. M. (2024b). Lembaga-lembaga negara pasca amandemen UUD 1945. K-Media.

Mukti Fajar, & Achmad, Y. (2019). Dualisme penelitian hukum normatif dan empiris. Pustaka Pelajar.

Nanga, F. (n.d.). Pemertahanan budaya Reba di tengah turbulensi perubahan sosial. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana.

Nia, M. T. A., et al. (2025). Aktualisasi nilai-nilai sakral Pancasila dalam budaya Reba. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 4(1). https://doi.org/10.58192/sidu.v4i1.3003

Peraturan Daerah Kabupaten Ngada Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2025–2029.

Ridwan, H. R. (2006). Hukum administrasi negara. PT RajaGrafindo Persada.

Ridwan, H. R. (2014a). Diskresi dan tanggung jawab pemerintah. FH UII Press.

Ridwan, H. R. (2014b). Hukum administrasi negara. PT RajaGrafindo Persada.

Sibuea, H. P. (2010). Asas negara hukum, peraturan kebijakan, dan asas-asas umum pemerintahan yang baik. Erlangga.

Soekanto, S. (1983). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 106, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6055).

Woda Liru, M., et al. (2024a). Indeks, ikon dan simbol pada syair nyanyian tarian O Uwi Desa Bomari Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, 8(2).

Woda Liru, M., et al. (2024b). Teori semiotik Pierce pada tarian O Uwi Desa Bomari Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 2(1). https://doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v2i1.881

Yayasan Damar Jati. (2025, February 3). Peran pemerintah daerah dalam pemajuan kebudayaan.https://yayasandamarjati.or.id/peran-pemerintah-daerah-dalam-pemajuan-kebudayaan/

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Ursula Martini Bate, Norani Asnawi, & Vergilius Septyanto Lamabelawa. (2026). Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada dalam Upaya Pelestarian Uwi Reba Melalui Pembentukan Kebijakan. Student Scientific Creativity Journal, 4(5), 130–140. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i5.6274

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.