Penerapan Nilai-Nilai Budaya Melayu Dalam Tata Kelola Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Lingga Sebagai Bunda Tanah Melayu Provinsi Kepulauan Riau

Authors

  • Muhaimin Wahyudi Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Alfiandri Alfiandri Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Agus Hendrayady Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i5.4097

Keywords:

Malay Cultural Values, Governance, State Civil Apparatus

Abstract

Malay culture is one of the various cultures that live, grow and develop on this earth. The aim of this research is, among other things, to find out how the State Civil Apparatus Governance is in Realizing Malay Cultural Values in Lingga Regency, Riau Islands Province as the Mother of the Malay Land. In this research, researchers used qualitative methods, this approach uses a qualitative approach with descriptive methods. The theory used in this research uses Governance according to Widyananda (2008). The indicators in this research are Transparency, Accountability, Equitable, Responsibility. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The results of this research are that the management of the State Civil Apparatus in realizing Malay cultural values cannot be said to be running well, this is because there are still many shortcomings in its management. Even though there are regulations made regarding the promotion of Malay culture in Lingga Regency, as well as there are programs created by each regional apparatus organization (OPD) regarding their management in realizing Malay cultural values. However, its implementation in ASN life is not fully carried out, because many ASN do not understand the values of Malay culture. This is also encouraged because not all ASN in Lingga Regency are Malay.

References

Al-Attas, S. M. N. (1972). Islam dalam sejarah dan kebudayaan Melayu. ABIM.

Antara, M., & Yogantari, M. V. (2018). Keragaman budaya Indonesia sumber inovasi industri kreatif. Senada, 1, 292–301.

Asmawiyah. (2019). Gaya kepemimpinan dan budaya organisasi: Pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Movere Journal, 1(2), 150–163. https://doi.org/10.53654/mv.v1i2.57

Bloom, N., & Van Reenen, J. (2013). Memahami penelitian kualitatif. NBER Working Papers, 89. http://www.nber.org/papers/w16019

Budiyanto, E. (2020). Kinerja karyawan: Ditinjau dari aspek gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan motivasi kerja. CV. AA. Rizky.

Chalid, I. (2008). Peradaban Melayu sebagai khasanah peradaban Nusantara. Repository.Unimal.ac.id, 2.

Dewi, A. H. (2022). Pembinaan aparatur sipil negara dalam meningkatkan budaya organisasi pada kantor badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Aceh Jaya.

Dias Setiawati, A., Salsabila, I. P., & Aprilia, N. (2021). Asal usul persebaran bangsa Melayu di Indonesia. https://www.waqafilmunusantara.com

Dr. Budiana Setiawan Unggul Sudrajat Novirina Rijadi Utari Sujarmant. (2020). Tata kelola kebudayaan dalam mendukung pemajuan kebudayaan.

Gunawan, M., Riau, P. K., & Elka, T. C. (2003). Markus Gunawan (2011). Provinsi Kepulauan Riau. Batam: Titik Cahaya Elka, 1, 1–5.

Hamid, I. (1991). Masyarakat dan budaya Melayu. Dewan Bahasa dan Pustaka.

Hanafiah, R., & Ma’ani, K. D. (2020). Pelaksanaan kode etik aparatur sipil negara di kantor BKPSDM Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 2(3), 125–133. https://doi.org/10.24036/jmiap.v2i3.167

Harahap, N. (2020). Buku metodologi penelitian kualitatif. Alfebeta.

Ibnu Amin. (2022). Implementasi hukum Islam dalam falsafah adat bersandi syarak, syarak bersandi Kitabullah di Minangkabau. Ijtihaj, 38(2), 1-11.

Jefri, R. (2018). Teori stewardship dan good governance. Jurnal Riset Edisi XXVI, 4(3), 14–28. https://economicsbosowa.unibos.id/index.php/eb/article/view/162

Kaunang, M. (2019). 3(3), 1–8.

Mohamad Zainuri, M. (2017). Budaya Melayu berintegritas. Modul Diseminasi Gugus Depan Integritas, 1–17. http://bpsdm.riau.go.id/melayu-integritas/wp-content/uploads/2017/08/gugus-depan-2.pdf

Mulawarman, U., & Timur, S. K. (2004). Rangkuman prinsip syariah dalam tata kelola perusahaan yang baik. 1, 1–15.

Mustafid, H. (2017). Peningkatan kinerja aparatur sipil negara melalui budaya organisasi. TARBAWI: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 3(1), 1–14. https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/1775/1514

Ningsih, R. Y., & Setiawan, D. (2019). Refleksi penelitian budaya organisasi di Indonesia. Mix Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(3), 480. https://doi.org/10.22441/mix.2019.v9i3.007

Putri, N. A. (2022). Tata kelola sumber daya manusia melalui sistem informasi manajemen ASN (SIMASI) di Kota Malang (PhD Thesis). Universitas Amuhammadiyah Malang.

Riantono, I. E. (2014). Pengelolaan manajemen modern dalam mewujudkan good corporate governance: Optimalisasi pencapaian tujuan perusahaan. Binus Business Review, 5(1), 315. https://doi.org/10.21512/bbr.v5i1.1219

Septiani, N. W. (2017). Tinjauan hukum Islam dalam penerapan prinsip-prinsip good governance terhadap efektivitas kinerja aparatur sipil negara, 1–14.

Sugiyono. (2016). Memahami penelitian kualitatif. Alfebeta.

Suhardi, & Riauwati. (2017). Analisis nilai-nilai budaya (Melayu) dalam sastra lisan masyarakat Kota Tanjungpinang, 1.

Supian, Putri, S. M., & F., A. (2017). Peranan lembaga adat dalam melestarikan budaya Melayu Jambi. Jurnal Titian, 1(2), 191–203.

Unrika, F. (2020). Kata Kunci: 6(2), 86–93.

Downloads

Published

2024-08-07

How to Cite

Muhaimin Wahyudi, Alfiandri Alfiandri, & Agus Hendrayady. (2024). Penerapan Nilai-Nilai Budaya Melayu Dalam Tata Kelola Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Lingga Sebagai Bunda Tanah Melayu Provinsi Kepulauan Riau. Student Scientific Creativity Journal, 2(5), 264–288. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i5.4097

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.